Pada 17-20 Maret 2007, di Pontianak berlangsung
Kongres Ketiga Masyarakat Adat Nusantara (KMAN). Kongres pertama diadakan di
Jakarta pada 17 Maret 1999, karena itu 17 Maret diperingati sebagai Hari
Masyarakat Adat.
Tampilkan postingan dengan label artikel gender. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel gender. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 27 April 2013
Tantangan Perempuan Indonesia
(Renungan
Untuk Hari Perempuan Internasional)
Bahkan kita cukup miris melihat keadaan yang
carut marut di dalam negeri, menjadikan hilangnya sebagian kewibawaan bangsa di
mata internasional.
Nasib Perempuan Indonesia
Lebih dari
seratus tahun lalu Kartini meninggal, empat hari sesudah melahirkan anak
pertamanya. Dokter Belanda sebelumnya mendiagnosis tidak ada masalah pada
kesehatan Kartini pasca-melahirkan. Namun, beberapa jam setelah dokter pergi,
Kartini menurun kondisinya lalu meninggal.
Masa Depan (Politik) Perempuan
Satu abad yang lalu (1910), pada
konferensi kedua perempuan sosialis sedunia di kota Kopenhagen, seorang aktivis
gerakan perempuan dan tokoh sosialis berkebangsaan Jerman bernama Clara Zetkin
menentang sikap separatis dari gerakan perempuan suffragist (menuntut hak pilih
dalam pemilihan umum).
Isu Gender dalam Pengelolaan Lingkungan
Manusia di dalam kehidupannya sangat
mengandalkan air, lahan, energi, keanekaragaman hayati dan ekosistem yang sehat
untuk menjamin kelangsungan penghidupan mereka dan asset alam sangat penting
untuk keluar dari kondisi pemiskinan. Banyak isu lingkungan yang tadinya
berdiri sendiri sebagai isu lingkungan seperti perubahan iklim dan bencana,
sekarang bergeser menjadi isu pembangunan secara umum dan politik karena
luasnya dampak yang ditimbulkan semakin masif dan mempengaruhi hampir semua
sektor kehidupan. Salah satu kelompok penerima dampak terbesar, jika kita
bicara tentang lingkungan dan menurunnya fungsi layanan aset alam adalah
perempuan. Perempuan dan pembedaan peran perempuan dalam masyarakat di
Indonesia membuat beban yang lebih bagi perempuan. Perempuan sering mengalami
ketidakadilan akibat pembedaan gender tersebut.
Minggu, 21 April 2013
Historiografi Feminis dalam Penulisan Sejarah
Historiografi
Feminis dalam Penulisan Sejarah
Oleh
Maria Hartiningsih
Pengalaman ketertindasan perempuan serta
pengalaman mereka yang kalah atau dipaksa kalah sampai saat ini masih berada di
dalam ruang gelap sejarah. Untuk menyingkapnya, diperlukan perspektif feminis
dalam penulisan (ulang) sejarah.
Langganan:
Postingan (Atom)