Tampilkan postingan dengan label kolom ahmad syafii maarif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kolom ahmad syafii maarif. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 April 2013

Terorisme (2-habis)

Terorisme (2-habis)
Oleh Ahmad Syafii Maarif

Pada bagian akhir artikel itu, Galtung mencoba berandai-andai tentang Bush, sekiranya ia mengeluarkan pernyataan berikut ini pasca-Tragedi 9/11, dunia Islam akan memeluk Amerika: "Hai rakyat Amerika; serangan kemarin atas dua bangunan, membunuh ribuan, adalah kejahatan yang kejam, sepenuhnya tak dapat diterima. Mereka harus ditangkap dan diadili oleh sebuah mahkamah internasional yang tepat, dengan mandat PBB yang jelas. Tetapi, pidato saya malam ini melampaui ini semua. Terdapat cacat yang serius dalam politik luar negeri kita, betapa pun punya niat yang baik. Kita menciptakan musuh-musuh melalui ketidakpekaan kita terhadap kebutuhan pokok rakyat di seluruh dunia, termasuk kepekaan keagamaan mereka.

Terorisme (1)

Terorisme (1)
Oleh Ahmad Syafii Maarif

Sudah berlangsung sekitar 20 tahun umat manusia dihebohkan oleh masalah terorisme dengan korban yang bergelimpangan dalam jumlah ratusan jika bukan ribuan. Pihak Barat hampir selalu mengaitkan perbuatan teror ini kepada umat Islam, sekalipun mereka yang terlibat di dalamnya hanyalah segelintir.

Jumat, 19 April 2013

Tahun 2013: Sebuah Refleksi (2)

Tahun 2013: Sebuah Refleksi (2)
Oleh Ahmad Syafii Maarif

Bagaimana ke depan? Inilah sebuah pertanyaan yang tak mudah dijawab. Dari sisi pemerintahan pusat, mungkin tidak banyak yang dapat diharapkan. Sebab, kita semua sudah tahu gaya kepemimpinan yang tidak efektif, seperti yang berlaku selama tiga tahun terakhir.

Tahun 2013: Sebuah Refleksi (I)

Tahun 2013: Sebuah Refleksi (I)
Oleh Ahmad Syafii Maarif

Pada tahun 2013, Gerakan Reformasi yang diawali dengan kemunduran dramatis Presiden Soeharto pada bulan Mei 1998 sedang memasuki usia yang ke-15 tahun. Naiknya BJ Habibie sebagai Presiden Indonesia ke-3 berhasil menyelamatkan nilai rupiah yang ketika itu sedang terjun bebas pada angka Rp.15.000 per dolar Amerika menjadi sekitar Rp. 7.000. Ini sebuah prestasi yang luar biasa dari seorang presiden teknolog.

Penyerbuan Polisi dan Curhat Novel

Penyerbuan Polisi dan Curhat Novel
Oleh Ahmad Syafii Maarif

Ibarat petir di siang bolong, pada malam 5 Oktober 2012 serombongan polisi dari Mapolda Bengkulu dibantu oleh temannya dari Provost Metro Jaya telah menyerbu gedung KPK untuk menangkap koleganya sendiri Kompol Novel Baswedan, salah seorang penyidik inti lembaga pemberantasan korupsi itu. Saya tidak tahu apakah Irjen Pol Untung S Radjab, kapolda Metro Jaya (yang saya kenal secara pribadi), mengetahui bahwa anak buahnya telah ikut bermain secara kasar dan tidak bermartabat itu.

Bhinneka Tunggal Ika, Toleransi, dan Alquran (2)

Bhinneka Tunggal Ika, Toleransi, dan Alquran (2)
Oleh Ahmad Syafii Maarif

Manusia beradab pastilah bersikap toleran terhadap perbedaan, apa pun corak perbedaan itu. Itu idealnya. Dalam kenyataan empiris, idealisme ini sering benar diruntuhkan oleh perilaku mereka yang ingin memonopoli kebenaran atas nama agama, ideologi, atau atas nama apa pun.

Bhinneka Tunggal Ika, Toleransi, dan Alquran (1)

Bhinneka Tunggal Ika, Toleransi, dan Alquran (1)
Oleh Ahmad Syafii Maarif

Sudah menjadi fakta keras sejarah Indonesia yang kita warisi dari Pemerintah Hindia Timur Belanda merupakan sebuah bangsa dan negara yang secara kultural, agama, suku, dan golongan benar-benar bercorak pluralistik dengan segala kekuatan dan kelemahannya masing-masing.

Pensiunan Mau Digasak

Pensiunan Mau Digasak
Oleh Ahmad Syafii Maarif

Penjahat, penipu, penggarong, pencuri, penggasak, dan yang sejenis itu memang tidak memilih sasaran untuk dijadikan korban, termasuk para pensiunan. Di Indonesia, daftar korbannya sudah terlalu panjang. Demikianlah pada 19 Oktober 2012 sekitar pukul 10.00 pagi saya ditelepon oleh seorang yang menyebut namanya Joko yang lagaknya dari Badan Keuangan Negara (BKN). Pesannya agar segera menghubungi Kepala Taspen Pusat Drs Sugiantoro, sambil memberi nomor telepon (021) 8347-4529.

Obama Versus Romney

Obama Versus Romney
Oleh Ahmad Syafii Maarif

Antusiasme saya ketika mengikuti pertarungan Hillary Clinton versus Barack Obama untuk memenangkan calon presiden Partai Demokrat untuk kemudian berhadapan dengan petahana Presiden George W Bush tahun 2008 sangat tinggi.

Makna Konferensi Riset tentang Muhammadiyah (2)

Makna Konferensi Riset tentang Muhammadiyah (2)
Oleh Ahmad Syafii Maarif

Memang, bila dilihat dari jendela pemikiran Islam, Muhammadiyah belum banyak menghasilkan karya-karya besar. Mungkin, karena selama satu abad berjalan energinya lebih banyak terkuras oleh kegiatan amal sosial dan kemanusiaan. Tetapi, karena tantangan kemanusiaan semakin berat dan beragam di dunia yang semakin terbelah, Muhammadiyah tidak bisa lagi hanya mencurahkan perhatiannya pada masalah-masalah aksi sosial dan layanan kemanusiaan.

Makna Konferensi Riset tentang Muhammadiyah (1)

Makna Konferensi Riset tentang Muhammadiyah (1)
Oleh Ahmad Syafii Maarif

Dipelopori oleh Profesor Mitsuo Nakamura (1933--), antropolog Jepang kelahiran Manchuria, pada 29 November hingga 2 Desember 2012 akan berlangsung Konferensi Riset Internasional tentang Muhammadiyah, bertempat di kampus Universitas Muhammadiyah Malang. Nakamura telah menggait beberapa Indonesianis dari berbagai belahan dunia untuk turut membedah Muhammadiyah yang kini sedang memasuki abad kedua dari keberadaannya di Indonesia.

Ongkos Perang Neoimperialisme

Ongkos Perang Neoimperialisme
Oleh Ahmad Syafii Maarif

Mungkin karena sangat jengkel dan marah terhadap perang neoimperialisme yang dipimpin Amerika Serikat terhadap Afghanistan dan Irak, Josep E Stiglitz telah menumpahkan ke - jengkelan itu dalam buku The Three Trillion Dollar War: The True Cost of the Irak Conflict (London: Allen Lane, 2008) yang ditulis bersama Linda J Bilmes.

Para Rasul Pun Jadi Sasaran Dusta

Para Rasul Pun Jadi Sasaran Dusta
Oleh Ahmad Syafii Maarif

Jika stamina spiritual bangsa ini tidak tahan banting menghadapi gempuran korupsi yang dahsyat dan kultur dusta liar tanpa kendali, rasanya masa depan kita sudah sangat gelap.

Panglima Besar Jenderal Soedirman

Panglima Besar Jenderal Soedirman
Oleh Ahmad Syafii Maarif

Usianya terlalu pendek, hanya 34 tahun. Sebab, pada 31 Januari 1950, saat Indonesia baru saja merampungkan revolusi kemerdekannya, Panglima Besar (Pangsar) Jenderal Soedirman telah dipanggil Allah untuk tidak kembali.

Kisah Buruh Kamilah

Kisah Buruh Kamilah
Oleh Ahmad Syafii Maarif

Sudah 15 tahun Kamilah bekerja sebagai buruh harian pada sebuah perusahaan pembangunan perumahan di Yogyakarta.

Drama Maut Pemudik

Drama Maut Pemudik
Oleh Ahmad Syafii Maarif

Sisi positif dari fenomena mudik setiap Lebaran sebenarnya banyak. Di antaranya, sebagai sarana silaturahim yang efektif antarkeluarga, baik yang dekat maupun yang agak jauh, merupakan sesuatu yang memang dianjurkan agama.

Jumat, 05 April 2013

Teologi Al-Maun Muhammadiyah (2)


Teologi Al-Maun Muhammadiyah (2)
Oleh Ahmad Syafii Maarif

Sebenarnya, secara konstitusional, merupakan kewajiban negara untuk menghapus kemiskinan sampai batas-batas yang jauh, tetapi karena strategi pembangunan Indonesia merdeka tidak sepenuhnya dikendalikan oleh cita- cita luhur itu, terjadilah apa yang berlaku sampai hari ini. Kesenjangan sosial ekonomi masih menganga lebar di tengah pertumbuhan ekonomi yang dibanggakan pemerintah itu. Oleh sebab itu, diperlukan kejujuran dalam membaca ulang strategi pembangunan kita selama ini yang belum juga berpihak pada kepentingan mayoritas rakyat Indonesia.

Teologi Al-Ma’un Muhammadiyah (1)


Teologi Al-Ma’un Muhammadiyah (1)
Oleh Ahmad Syafii Maarif 

Majelis Tarjih Pimpinan Pusat Muhamma di yah kabarnya sedang menyusun secara mendasar dan artikulatif Teologi al-Ma’un, suatu teo logi pemihakan kepada kaum miskin, telantar, tertindas, terpinggirkan, dan kepada anak yatim yang jumlahnya cukup masif di Indonesia sampai sekarang ini. Saya menyambut dengan penuh kegembiraan upaya tarjih ini, karena Mu hammadiyah memang belum pernah menulis sebuah risalah yang komprehensif tentang kaitan antara doktrin tauhid dan pembelaan terhadap golongan tertindas dan lemah ini, baik secara sosial ekonomi maupun dari sisi iman dan pendidikan.

Puasa pada Masa Kecil


Puasa pada Masa Kecil
Oleh Ahmad Syafii Maarif

Saya tidak terlalu ingat benar kapan mulai berlatih puasa pada masa kecil di sebuah desa tersuruk bernama Calau, sekarang telah berganti nama menjadi Sumpur Kudus Selatan, dalam lingkungan Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat. Mungkin berusia antara lima atau enam tahun saya sudah belajar melaksanakan rukun Islam ketiga yang terasa sangat berat ketika itu.

Mursi dan Karang Politik (2)


Mursi dan Karang Politik (2)
Oleh Ahmad Syafii Maarif

Kemenangan Mursi ini adalah permulaan yang positif bahwa rakyat Mesir ingin berubah, terlepas dari fakta bahwa dukungan rakyat terhadap tokoh Ikhwan ini tidaklah terlalu besar, seperti telah disinggung di atas. Dengan perolehan suara 48,27 persen bagi Ahmed Shafik, pelanjut politik Husni Mubarak, berarti rakyat Mesir masih terbelah dalam menyikapi arah perubahan yang diteriakkan oleh para demonstran di Lapangan Tahrir yang fenomenal itu.